Satpol PP dan WH bersama BNN Kota Lhokseumawe Laksanakan Sosialisasi

Lhokseumawe – Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe turut serta dalam sosialisasi bahaya narkoba bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lhokseumawe di tingkat Desa. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui pendekatan ketentraman dan ketertiban umum.

Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu mendorong masyarakat desa tidak hanya sebagai objek sosialisasi, tetapi juga berperan aktif sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan yang kondusif serta bebas dari narkoba. Kegiatan ini dipimpin oleh Bapak Hendra Saputra, S.Sos selaku Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kabid Trantibum)

Fokus utama dari gerakan ini adalah membangun kesadaran kolektif bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Dalam arahannya, menekankan beberapa langkah krusial bagi warga desa:

  1. Deteksi Dini: Mendorong warga untuk lebih peka terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
  2. Ketahanan Keluarga: Mengedukasi orang tua untuk memberikan pengawasan lebih kepada anak-anak dari pengaruh pergaulan bebas.
  3. Kolaborasi Aparat: Memperkuat jalur komunikasi antara perangkat desa dengan Satpol PP, WH, dan pihak Kepolisian jika ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba.

Selain fokus pada bahaya narkoba secara umum, Satpol PP dan WH juga mengaitkan gerakan ini dengan penegakan Syariat Islam di Aceh. Narkoba dinilai sebagai akar dari berbagai pelanggaran jinayat (pidana Islam) lainnya, seperti pencurian dan perilaku maksiat yang meresahkan warga.

Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap melalui sosialisasi ini, setiap desa dapat membentuk relawan mandiri yang aktif mengampanyekan hidup sehat tanpa narkoba. Masyarakat juga diimbau untuk tidak takut melapor, karena identitas pelapor akan dilindungi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya gerakan "Rakyat Bergerak", diharapkan angka penyalahgunaan narkoba di Kota Lhokseumawe dapat ditekan secara signifikan demi mewujudkan generasi muda yang unggul dan berakhlakul karimah.

Foto