Langkah Kerja Walikota dan Wakil Walikota Beri Dampak Besar bagi Pembangunan Lhokseumawe

Langkah Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Beri Dampak Besar bagi Lhokseumawe

Lhokseumawe – Langkah kerja dan kebijakan strategis yang dijalankan Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. bersama Wakil Wali Kota Husaini, S.E. terus menunjukkan dampak besar dan nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kota Lhokseumawe.

Berbagai indikator makro pembangunan mencatatkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Lhokseumawe meningkat signifikan menjadi 81,75 persen, naik 0,86 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menegaskan bahwa kualitas hidup masyarakat Lhokseumawe berada pada kategori tinggi dan terus mengalami perbaikan.

Di sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran berhasil ditekan menjadi 8,24 persen, turun dari 8,47 persen pada tahun 2024. Capaian tersebut menempatkan Lhokseumawe pada peringkat 4 terbaik se-Aceh dalam pengendalian angka pengangguran.

Sementara itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan tajam, dari 10,44 persen menjadi 9,01 persen, atau turun sebesar 1,43 persen. Penurunan ini menjadikan Lhokseumawe sebagai salah satu daerah yang paling progresif dalam upaya pengentasan kemiskinan di Aceh.

Dukungan Anggaran Pusat dan Penataan Kota

Keberhasilan lobi ke pemerintah pusat menjadi salah satu faktor penting percepatan pembangunan. Pemerintah Kota Lhokseumawe berhasil memperoleh 300 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang menjadi salah satu jumlah bantuan terbesar di Aceh. Program ini bertujuan mempercepat penanganan rumah tidak layak huni dan meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, Pemerintah Kota juga memperoleh alokasi dana sebesar Rp30 miliar untuk penataan dan peningkatan kualitas kawasan kumuh. Dana ini digunakan untuk memperbaiki infrastruktur dasar kawasan permukiman agar menjadi lebih layak, sehat, dan tertata.

Di sektor infrastruktur prioritas, Lhokseumawe mendapatkan dukungan Dana Inpres untuk pembangunan strategis, di antaranya pembangunan jalan AURI–Line Pipa, sistem drainase, serta peningkatan fasilitas kota lainnya. Total anggaran infrastruktur yang berhasil diperjuangkan mencapai puluhan miliar rupiah, termasuk dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pendidikan, Sosial, dan Perlindungan Anak

Dalam bidang pendidikan, Lhokseumawe berhasil memperoleh pembangunan Sekolah Rakyat skala nasional dengan nilai anggaran sekitar Rp26 miliar. Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan akses pendidikan serta pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan.

Prestasi juga diraih dalam pemenuhan hak anak. Kota Lhokseumawe berhasil meraih Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Peringkat Nindya Tahun 2025, yang menegaskan peran strategis pemerintah daerah bersama masyarakat dan dunia usaha dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.

Di bidang tata kelola pemerintahan, Lhokseumawe memperoleh Penghargaan Nasional dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) atas keberhasilan memenuhi indikator nasional pengadaan, dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan modern.

Ketenagakerjaan dan Pemberdayaan Masyarakat

Pemerintah Kota Lhokseumawe juga menegaskan kepastian penerapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Aceh Tahun 2026. Seluruh perusahaan, rumah sakit, dan klinik di wilayah Kota Lhokseumawe diwajibkan mematuhi ketentuan tersebut guna memastikan perlindungan dan kesejahteraan pekerja tetap terjaga.

Di sektor pemberdayaan perempuan dan pendidikan anak usia dini, Lhokseumawe menorehkan prestasi melalui Penghargaan Wiyata Dharma Tahun 2025, di mana Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, meraih penghargaan tingkat nasional atas inovasi program WAJAH (Wajib Belajar 13 Tahun Anak Hebat) yang berfokus pada layanan PAUD holistik integratif.

Tak hanya itu, Lhokseumawe juga berhasil meraih Juara I Ajang Pokja Bunda PAUD Tahun 2025, yang mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, Pokja Bunda PAUD, dunia pendidikan, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pendidikan anak usia dini.

Program Strategis Berkelanjutan

Selain capaian tersebut, sejumlah program strategis lainnya terus direalisasikan, di antaranya alokasi anggaran untuk revitalisasi rumah sekolah, pengadaan alat pertanian modern, serta peningkatan kualitas rumah layak huni melalui dukungan lembaga kemanusiaan dan mitra pembangunan.

Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa berbagai capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. “Masih banyak langkah kerja lain yang sedang dalam proses. Mohon doa dan dukungan agar seluruh ikhtiar ini dapat terealisasi demi Lhokseumawe yang lebih baik,” ujar Wali Kota.

Dengan berbagai capaian pembangunan tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe terus berkomitmen mewujudkan Lhokseumawe yang maju, sejahtera, dan bermartabat, dengan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.