Satpol PP dan WH Lhokseumawe Laksanakan Pengamanan Aksi Damai HMI di DPRK

Lhokseumawe — Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Lhokseumawe melaksanakan pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe–Aceh Utara di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang mengusung aksi “HMI Menggugat” tersebut diikuti oleh mahasiswa yang menyampaikan sejumlah aspirasi dan tuntutan terkait berbagai persoalan yang menjadi perhatian mereka di Kota Lhokseumawe dan Aceh. Berdasarkan pemberitaan mengenai aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh poin tuntutan dan petisi kepada pihak DPRK, Pemerintah Kota Lhokseumawe, serta instansi terkait.

Adapun tujuh tuntutan yang disampaikan HMI antara lain berkaitan dengan evaluasi terhadap operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), evaluasi pengoperasian mesin pengolahan sampah, serta pengawasan terhadap program pemerintah dan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Mahasiswa juga menyampaikan tuntutan terkait rencana pengadaan kendaraan operasional premium pada Badan Reintegrasi Aceh (BRA), persoalan ketersediaan biosolar, peningkatan fungsi pengawasan DPRK, percepatan realisasi Dana Transfer ke Daerah (TKD), serta evaluasi kondisi fiskal APBK dan kebijakan terkait formasi PPPK.

foto

Dalam kegiatan tersebut, personel Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe melaksanakan pengamanan bersama unsur terkait dengan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan preventif. Pengamanan dilakukan untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung dengan tertib, serta menjaga keamanan masyarakat dan lingkungan di sekitar lokasi aksi.

Satpol PP dan WH memberikan ruang kepada peserta aksi untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi secara tertib sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kehadiran personel di lapangan juga bertujuan mengantisipasi potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum selama kegiatan berlangsung.

Dalam pelaksanaan aksi, pimpinan dan sejumlah anggota DPRK Lhokseumawe turut menemui mahasiswa dan mendengarkan secara langsung aspirasi yang disampaikan. Hal tersebut menjadi bagian dari proses komunikasi antara mahasiswa sebagai elemen masyarakat dengan lembaga legislatif daerah.

Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe terus berkomitmen melaksanakan tugas dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum dengan tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Pengamanan dilakukan secara profesional dan proporsional agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di sekitar lokasi aksi terpantau aman dan terkendali. Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe akan terus bersinergi dengan unsur terkait dalam menjaga kondisi Kota Lhokseumawe agar tetap aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.